Sejarah perkembangan AUD Kelompok 2
Sejarah PAUD di Dunia
Pada Abad 18
Ada istilah Kindegarten atau taman kanak-kanak baru dipakai Froebel pada tahun 1837 pemikiran untuk mendirikan sekolah khusus bagi anak-anak telah ada jauh sebelum itu. Ada tokoh penting yang bernama Martin Luther, Comenius, Pestalozzi, Darwin dan Saguin memberi sumbangan yang tidak ternilai untuk menyarankan agar anak laki-laki sebaiknya di beri pendidikan formal. Hal ini didasarkan atas penyataan bahwa anak laki-laki pada saat itu merupakan tulang punggung keluarga yang harus mampu menghidupi keluarganya, mendidik, membimbing dan mengarahkan anak-anaknya.
Pada Abad 20, Revolusi industri pada pertengahan abad 18 berdampak yang sangat besar terhadap perkembangan TK baik di eropa maupun di amerika. Dengan ditemukannya mesin uap ini menyebabkan pemikiran masyarakat berubah. Aliran empirisme menekankan pentingnya pengalaman dan fakta untuk memperoleh pengetahuan. Aliran ini menggunakan observasi dan eksperimen sebagai dasar memperoleh pengetahuan.
Adapun Sejarah PAUD di Indonesia
kindergarten dikenal juga sebagai Froebel School berpengaruh terhadap perkembangan PAUD di seluruh dunia. Konsep kindergarten dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru dunia. Kemudian ada PAUD versi lain yang bermunculan. Pada tahun 1907 di permukiman kumuh yang bernama San Lorenzo, Italia, Maria Montessori, seorang yang berlatar belakang dokter mendirikan Casa dei Bambini yang ditujukan bagi perawatan anak dari kaum miskin dan buruh.
Periode 2010 – Sekarang
Pada periode ini ditandai dengan kebijakan penggabungan pembinaan PAUD formal dan nonformal di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUDNI) melalui PP No. 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Kementrian Negara Republik Indonesia sebagaimana diubah dangan PP No. 67 Tahun 2010. Pada perjalanan sejarah pembinaan PAUD di Indonesia, akhirnya sebagai karakteristiknya yang meliputi TK, RA, KB, TPA, Satuan PAUD Sejenis serta PAUD berbasis keluarga dan lingkungannya.

Komentar
Posting Komentar