Hakikat pembelajaran anak usia dini kelompok 3
Pendidikan anak usia dini adalah pembinaan yang dilakukan saat anak berusia 0-6th. Pada masa ini anak berada dalam fase golden age (masa ke emasan).
Pendidikan anak usia dini sangat penting dilakukan karna dalam pendidikan tersebut merupakan dasar bagi pembentukan kepribadian manusia, pertama otak bayi berkembang sangat pesat. Namun sebaliknya akan melemah bahkan musnah apabila tidak pernah diberikan stimulasi, Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum.
1. Pendekatan High/Scope
digunakan tahun 1962 Digunakan studi longitudinal sampai seseorang berusia 40 tahun , Program ini melibatkan anak sebagai pembelajar aktif
2. Pendekatan Beyond Centre And Circle Time/BCCT
Pendidikan anak usia dini dapat menggunakan pembelajaran dengan pendekatan beyond centers and circle time (BCCT), atau dalam bahasa indonesia adalah lebih jauh tentang sentra dan saat lingkaran kegiatan bermain sambil belajar pada sentra-sentra (sentra persiapan, peran makro, mikro, balok, imtaq, seni, dan sentra bahan alam), dalam rangka mengembangkan seluruh potensi kecerdasanan anak.
3. Pendekatan Reggio Emilia Approach/REA Pendekatan REA ini berkomitmen menciptakan kondisi pembelajaran yang akan mendorong dan memfasilitasi anak untuk membangun kekuatan berpikirnya sendiri melalui penggabungan seluruh bahasa ekspresif, komunikatif dan kognitifnya.
HAKIKAT PEMBELAJARAN DI TAMAN KANAK-KANAK
Pembelajaran bagi anak Usia Dini termasuk TK di dalamnya memiliki kekhas-an tersendiri. Kegiatan pembelajaran di TK mengutamakan bermain sambil belajar dan belajar sambil bermain. Secara alamiah bermain memotivasi anak untuk mengetahui sesuatu lebih mendalam, dan secara spontan anak mengembangkan kemampuannya. Bermain pada dasarnya mementingkan proses daripada hasil. "Bermain merupakan wahana yang penting untuk perkembangan sosial, emosi, dan kognitif anak yang direfleksikan pada kegiatan.
Model pembelajaran AUD
Model adalah suatu objek atau konsep yang digunakan untuk merepresentasikan sesuatu pembelajaran adalah suatu kegiatan yang berupa membelajarkan siswa secara terintegrasi dengan memperhitungkan faktor lingkungan belajar, karakteristik siswa, karakteristik bidang studi serta berbagai strate pembelajaran, baik penyampaian, pengelolaan, maupun pengorganisasian pembelajaran.
A. Model pembelajaran klasikal
Merupakan pola pembelajaran dimana dalam waktu yang sama, kegiatan dilakukan oleh seluruh anak sama dalam satu kelas (secara klasikal)
B. Model pembelajaran kelompok
Merupakan pola pembelajaran dimana anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok dengan kegiatan yang berbeda-beda.
Model pembelajaran berdasarkan sudut-sudut kegiatan
Merupakan kegiatan yang menggunakan langkah-langkah pembelajaran yang mirip dengan model pembelajaran area karena memperhatikan minat anak.
D. Model pembelajaran area
Di dalam model ini anak didik diberi kesempatan untuk memilih atau melakukan kegiatan sendiri sesuai dengan minat mereka.

Komentar
Posting Komentar